Riset Pasar untuk Meledakkan Omset

Apakah Anda salah satu dari sekian banyak orang yang ingin memulai usaha? Kalau jawabannya adalah ya? Maka, artikel ini sangat penting untuk And abaca hingga selesai. Kenapa? Hal ini dikarenakan dalam meraih keuntungan yang sebesar-besarnya atau laba sebesar-besarnya dibutuhkan satu hal sebelum memutuskan membuka lapak, apakah itu online atau pun dalam bentuk offline. Satu hal yang dimaksud adalah riset pasar.

Ada apa dengan riset pasar? Tentu sebagian Anda bertanya-tanya, tentang apakah hubungan antara riset dan omset atau keuntungan yang sebesar-besarnya. Nah, hal ini perlu terlebih dahulu memahami tentang riset khususnya di pasar secara lebih serius. Namun, yang jelas, hal semacam ini sangat perlu dan penting untuk dilakukan. Sebenarnya, tujuannya tidak lain dan tidak bukan adalah untuk menguji atau mencari tahu apakah produk atau barang yang akan dipasarkan, memiliki peminat di pasaran atau malah tidak memiliki penggemar sama sekali.

Riset pasar sudah selayaknya dilakukan baik perusahaan maupun Anda yang baru ingin memulai atau yang sudah menjalankan usaha. Pengorbanan yang dikeluarkan saat riset mungkin menjadi pertimbangan saat melakukan riset, namun dampak yang dihasilkan apabila berhasil dilakukan tentu lebih banyak keuntungan yang di dapat bahkan bisa meledakkan omset Anda.

Untuk memasarkan sebuah produk, hal pertama yang harus Anda lakukan adalah mencari tahu target pasar dari produk. Anda dapat mengetahui suatu produk diterima atau tidak di pasar dengan melakukan riset pemasaran. Riset pemasaran merupakan salah satu cara untuk mengetahui apa yang diinginkan oleh konsumen dan calon konsumen

Kira-kira secara sederhana demikianlah terkait tentang riset pasar. Namun, agar lebih jelasnya, mari kita masuk kepada pengertian dari riset pasar.

www.pexels.com

Mengenal Riset Pasar

Bagi Anda yang merasa belum memahami dengan baik tentang istilah ini berikut penjelasan kami. Riset pasar atau dalam istilah kerennya disebut juga dengan Marketing Research merupakan suatu penelitian sistematis dimulai dari perumusan masalah, tujuan penelitian, pengumpulan informasi dan data, pengelolaan data dan interpretasi hasil penelitian. Riset pasar ini kebanyakan di urus oleh bidang marketing, karena termasuk salah satu job deskripsi dari bagian marketing. Jadi, riset pasar merupakan suatu upaya yang dilakukan untuk  mencari tahu tentang apa yang dibutuhkan oleh calon pembeli atau pasar. Selain itu, dalam riset ini juga akan dicari tahu bagaimanakah kesan jika suatu produk diluncurkan di pasaran.

Lalu apakah tujuan dari dilakukannya riset pasar? Adapun tujuan dari riset semacam ini adalah untuk mengetahui dan menganalisa hal-hal yang dibutuhkan atau di perlukan pasar atau masyarakat dan juga untuk mengetahui peta persaingan pasar. Dalam melakukan riset pasar Anda bisa meminjam dan menerapkan sistem jurnalistik yaitu 5W + 1 H. Dengan melakukan riset pasar akan diketahui produk atau jasa yang ditawarkan, dimana produk atau jasa tersebut di butuhkan,dan kualitas produk seperti apa yang dibutuhkan para konsumen. Dan bisa juga untuk mengetahui seberapa besar pemintaan dan potensi permintaan, kapan permintaan tersebut memuncak dan kapan permintaan tersbut menurun. Riset pasar bisa menjamin usaha Anda akan mudah saat merencanakan strategi bisnis agar dapat menghasilkan keuntungan yang optimal bahkan omset yang meledak.

www.pexels.com

Jenis-Jenis Riset Pasar

Setelah memahami tentang riset pasar dan tujuannya, selanjutnya akan dipaparkan tentang hasil riset pasar yang mana hal ini berguna untuk menciptakan sebuah usaha dan juga strategi pemasaran (mengukur keberhasilan rencana bisnis). Hasil dari riset inilah yang akan menentukan dan membuat omset Anda meledak. Tapi, sebelum itu, penting juga diketahui jenis-jenis metode riset pasar, diantaranya sebagai berikut:

  1. Metode Riset Kuesioner

Metode riset pasar pertama yaitu metode riset Kuesioner. Kuesioner merupakan metode riset pemasaran dengan cara memberikan daftar pertanyaan tentang data yang kita inginkan dan perlukan untuk jenis bisinis yang dipilih. Sebelum melakukan riset, Anda perlu menyiapkan calon responden. Cobalah untuk memilih pelanggan atau calon pelanggan potensial sebagai responden yang membantu Anda menjawab pertanyaan kuesioner. Pastikan responden yang Anda pilih mau bekerja sama untuk mengisi kuisioner dengan benar dan jujur. Jika perlu Anda dapat memberikan hadiah, insentif, atau kenang-kenangan sebagai imbalan dan ucapan terimakasih.

  1. Metode Riset Focus Group Discussion atau FGD

Selanjutnya metode riset pasar yang kedua yaitu metode riset focus group discussion atau FGD. Adapun secara sederhana dimaknai dengan membuat grup diskusi. Anda dapat membuat sebuah grup atau kelompok yang terdiri dari 15 orang atau lebih. Grup tersebut berisi 1 moderator, 3 orang peneliti, dan peserta responden. Moderator bertugas untuk mengarahkan jalannya diskusi, peneliti bertugas merekam dan mencatat pengamatan mereka atas respon, reaksi, dan komentar pelanggan.

  1. Metode Riset Survei

Berikutnya adalah metode riset survei. Metode riset pasar survei ini merupakan metode yang dilakukan dengan cara mengajukan pertanyaan sederhana tentang produk/jasa yang akan Anda riset. Pemilihan responden biasanya dilakukan secara acak dan berdasarkan kesukarelaan. Survei ini berbeda dengan kuesioner, karena survei cenderung lebih singkat dari kuesioner. Sekarang, survei sangat mudah dilakukan secara online. Survei secara online mendapatkan respon yang lebih cepat. Jadi, jika Anda menggunakan metode ini dalam riset pasar, maka Anda akan mendapatkan hal yang positif. Anda dapat melakukan survei dengan menggunakan web usaha Anda atau fanpage Anda, masukkan beberapa pertanyaan untuk memperoleh komentar dan saran dari pengunjung situs web  atau fanpage Anda.

www.pexels.com

 Objek Riset Pasar

Setelah memahami dengan baik apa itu riset pasar, tujuan dari riset dan juga metode-metode yang digunakan dalam riset, selanjutnya penting dan sangat perlu juga untuk mengetahui objek riset pasar. Nah, apa sajakah yang menjadi objek dalam riset khususnya riset pasar, berikut ini adalah rinciannya:

  • Produk

Objek pertama yang harus di riset dalam riset pasar yaitu produk. Produk termasuk hal yang paling pokok dalam sebuah dunia bisnis atau usaha, logikanya adalah jika tidak ada produk/jasanya, lalu apa yang harus diual?hehehe….

  • Harga

Objek riset pasar berikutnya yaitu harga. Harga juga termasuk hal penting untuk di riset, tujuannya tentu untuk melihat kesesuaian antara harga dengan produknya. Apabila suatu harga malah terlalu tinggi dibadingkan dengan produk lain yang sejenis, besar kemungkinan usaha Anda tidak akan bertahan lama.

  • Promosi

Selanjutnya, objek riset pasar yang ketiga yaitu promosi. Pada bagian ketiga ini menjadi penting dilakukan riset promosi untuk mengukur tingkat keberhasilan promosi terhadap pemasaran produk. Misalnya ada yang lagi trend belakangan ini yaitu melakukan promosi dengan sewa Videotron. Namun, meski demikian tidak semerta-merta usaha Anda harus menggunakan sewa Videotron dalam promosi. Bisa jadi untuk jenis usaha Anda tidak perlu untuk menggunakan metode semacam ini. Bahkan bisa jadi, lebih efektif menggunakan metode lainnya. Hal inilah menjadi penting melaukan riset promosi.

www.pexels.com
  • Distribusi

Terakhir objek riset pasar yang tidak kalah pentingnya yaitu riset distribusi. Distribusi juga tidak kalah penting dilakukan penelitian guna melihat apakah perjalanan distribusi berjalan dengan baik atau tidak.

Nah, demikianlah paparan dan ulasan terkait pengertian, tujuan, jenis-jenis metode dan objek-objek riset pasar. Apabila hal ini Anda pahami dengan baik dan kemudian memutuskan untuk melakukan riset terlebih dahulu, saya percaya hal ini bisa meledakkan omset Anda. Selamat mencoba!

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *